Surat terbuka untuk Bung Bondan April 6, 2008
Posted by amerikampungan in Uncategorized.trackback
Bung Bondan Winarno,
Kita belum pernah bertemu, tapi ijinkan saya mengutarakan perasaan saya kepada anda: Saya marah! Betul-betul marah!! Selama beberapa hari ini saya seperti kesetanan membaca artikel-artikel anda di rubrik JalanSutra (http://www.kompas.com/index.php/travel/jalansutra), yang isinya menceritakan tentang berbagai makanan2 enak di berbagai penjuru tanah air. Sate Kambing, Soto Medan, Oseng-oseng Mercon, gulai ikan lele…. tahukah anda betapa tersiksanya saya membaca artikel2 tsb dan melihat foto2 makanan2 tsb sambil hanya bisa duduk di depan komputer di Boston? Tahukah anda bahwa banyaknya restoran Indonesia di kota Boston jumlahnya sama dengan jumlah rambut di kepala Tuyul, alias tidak ada sama sekali? Selama beberapa hari saya hanya bisa ngiler dan termimpi-mimpi tentang berbagai makanan enak tersebut. Teman saya mengatakan, “Sudahlah, engkau tidak usah membaca artikel2 tersebut…”, tapi saya tidak bisa! Saya sudah addicted terhadap makanan virtual yang anda sajikan di artikel2 tersebut.
Tindakan anda ini sama kejamnya dengan mengirimkan foto2 porno kepada narapidana di penjara khusus laki-laki. Oh, Maaf… bukan sama kejamnya… tapi lebih kejam… Paling tidak narapidana2 tersebut masih bisa bermasturbasi sambil berfantasi (atau melakukan hal2 lain yg lebih syerem). Lha saya? Masak saya disuruh makan Tuna sandwich sambil membayangkan makan Sate Ponorogo? Atau makan clam chowder sambil membayangkan soto ayam Ambengan? Tidak bisa bukan? Jadi saya tuntut anda bertanggung jawab dengan cara menghimbau pembaca anda untuk membuka warung makanan Indonesia di Boston, atau paling tidak mengirimkan makanan Indonesia kepada saya di Boston.
Salam ngilerrr,
HT
Comments»
No comments yet — be the first.