jump to navigation

Yuuukkk, tamasya ke kuburan yukkkk… June 2, 2007

Posted by amerikampungan in Uncategorized.
trackback

Di Indonesia kuburan adalah tempat yang berkonotasi keramat. Setahu saya setiap kali orang pergi ke kuburan pastilah karena beberapa hal yang bersifat formal atau seremonial, seperti ada keluarga atau teman yg meninggal, atau ada acara keluarga untuk membersihkan kuburan, atau memang kerjanya menjaga atau membersihkan kuburan!!! Tanpa tujuan seperti itu, kuburan hanyalah menjadi tempat yang hiiii… syeeereemm. Image kuburan adalah tempat angker dan ngeri deh……yang di lukiskan ada setan gentayangan, ada pocong, dan teman sejenisnya…….
 
Anehnya, waktu sampai di B
oston, kok saya melihat kuburan tuh jadi tempat yang ramai di kunjungi. Entah oleh turis lokal, nasional, maupun internasional, anak2dan bayi pun halal buat pergi kesana :P . Mereka berkeliling dan berfoto disana. Saking tertarik nya dengan kuburan, mereka rela berhujan-hujanan dan bersalju-saljuan untuk berkeliling dan membaca tulisan2 di batu nisan itu satu persatu. Bahkan di kuburan tertentu yang ada orang2 yang lumayan terkenal dalam sejarah, misalnya di Granary burial ground, kuburan dekat Boston commons, tersedia guide untuk menjelaskan tentang sejarah kuburan tersebut & orang2 yg dikubur disana.

Orang-orang yang sinis dengan gejala ini dengan cepat bakal mengatakan bahwa itulah gejala komersialisme Amerika: Apapun yang bisa dijual bakal dijual, bahkan termasuk kuburan sekalipun. Mungkin ada benarnya juga, karena saya melihat bahwa orang Amerika memang pintar sekali mengemas apapun menjadi „layak jual“. Di Nevada misalnya, ada daerah padang gurun yang tidak memiliki daya jual apapun. Toh pemerintah setempat dengan pintarnya bisa mengubah padang gurun tsb. menjadi kota judi yang sekarang kita kenal sebagai Las Vegas. Dan jika anda berada di Las Vegas, salah satu paket wisata yang dijual adalah tamasya melihat Hoover Dam, yang tak lain dan tak bukan adalah… bendungan air… Bisakah anda membayangkan di Indonesia orang menjual paket wisata melihat bendungan?

Di pihak lain, fenomena kuburan sebagai tempat wisata ini juga menggarisbawahi salah satu hal yang saya kagumi dari orang Amerika: kecintaan mereka akan sejarah, khususnya sejarah bangsa Amerika. Di Amerika, pelajaran sejarah adalah pelajaran yang menarik, dan museum sejarah adalah tempat yang menyenangkan, bahkan bagi orang dewasa sekalipun. Tempat2 bersejarah, termasuk kuburan, selalu ramai dikujungi orang, mulai dari kakek2 hingga bayi. Bandingkan dengan negara kita, dimana pelajaran sejarah seringkali adalah pelajaran yang membosankan. Dan jangankan kuburan, museum di Indonesia pun cenderung menjadi tempat yang angker dan menyeramkan.

Karena itu, jika anda ke Amerika, jangan kaget kalau anda mendapat ajakan: Yuk, Tamasya ke kuburan yuuukkkk!!!!!

MGS & HT

Comments»

1. Mariani Sutanto - June 16, 2007

Aku inget, Jessie pertama kali belajar sejarah juga sejarah Amrik. Soalnya ada di kumpulan lagu anak. Memang amrik layak jual n layak tayang :) )

2. Khun - July 6, 2007

Hi Bro,
Sori bangettt… Kompieku lagi error di Win. Email ikutan error. Hiks…
Hmm, tampaknya naskahnya perlu tambahan lagi, supaya tidak terlalu tipis :)

3. Beverly - July 8, 2007

kalau kuburan di sini mah mau sembahyang baru kelihatan bersih, hari biasa mah rumput tinggi2 serem sih ngak orang di tepi jalan raya, ramai, kalau malam boleh kali pacaran disana:))

4. Grace Maringka - August 22, 2007

Pak Hari, blog-nya belum di-update lagi? Kalo bisa mau banget deh saya bantuin, soalnya bener2 menghibur dan “mencerahkan” :D

Soal kuburan, baru-baru ini saya ketemu kuburan namanya San Diego Hills, letaknya di Karawang. Bagus banget dan katanya franchise dari San Diego Hills (cemetery?) di USA. Kalo disana kita bisa juga piknik seperti Pak Hari disana :D

5. aprikot - November 7, 2007

wuah kuburan di indo, mau nyekar aja serem apalagi tamasya

6. Idetrorce - December 16, 2007

very interesting, but I don’t agree with you
Idetrorce

7. sagung - November 6, 2009

yuuuuuk. Jumpa pers sama bang Pocong sekalian