<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Jika harus miskin, miskinlah di Amerika saja!</title>
	<atom:link href="http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/</link>
	<description>Kisah2 unik seputar hidup di Amerika</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Dec 2009 09:12:41 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: cikcakdidinding</title>
		<link>http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-25</link>
		<dc:creator>cikcakdidinding</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Nov 2007 08:46:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-25</guid>
		<description>karena bunyi UUnya &quot;fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara&quot; makanya fakir miskin n anak2 terlantar makin banyak dr waktu ke waktu, lha wong &quot;dipelihara&quot; toh, makanya kan makin banyak!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>karena bunyi UUnya &#8220;fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara&#8221; makanya fakir miskin n anak2 terlantar makin banyak dr waktu ke waktu, lha wong &#8220;dipelihara&#8221; toh, makanya kan makin banyak!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aprikot</title>
		<link>http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-22</link>
		<dc:creator>aprikot</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Nov 2007 01:51:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-22</guid>
		<description>jd percuma aja yah ada UU fakir miskin dipelihara negara, lah prakteknya, pejabat yg dipelihara negara, makin kaya saja mereka di Indo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jd percuma aja yah ada UU fakir miskin dipelihara negara, lah prakteknya, pejabat yg dipelihara negara, makin kaya saja mereka di Indo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kris</title>
		<link>http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-18</link>
		<dc:creator>kris</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Oct 2007 01:37:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-18</guid>
		<description>Kalau di Indonesia bisa ada program-program seperti di Amerika, bisa-bisa penduduknya pingin jadi orang miskin semua. 

Orang-orang berduwit di sini tidak malu memanfaatkan prgram-program subsidi dari pemerintah yang sebenarnya ditujukan bagi kaum miskin.

Pembenahan mental dan pola pikir masyarakat jauh lebih penting untuk dilakukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau di Indonesia bisa ada program-program seperti di Amerika, bisa-bisa penduduknya pingin jadi orang miskin semua. </p>
<p>Orang-orang berduwit di sini tidak malu memanfaatkan prgram-program subsidi dari pemerintah yang sebenarnya ditujukan bagi kaum miskin.</p>
<p>Pembenahan mental dan pola pikir masyarakat jauh lebih penting untuk dilakukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Beverly</title>
		<link>http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-12</link>
		<dc:creator>Beverly</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jul 2007 04:18:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-12</guid>
		<description>Disini juga ngak perlu malu kalau miskin, banyak hal yang didapat kalau menyatakan diri tidak miskin. Dapat tunjangan dari pemerintah. Sekolah hampir gratis, apalagi kalau cacat, tiap bulan dapat uang, hmm entah di indo kapan ya bisa spt di luar negeri.

fakir miskin dan anak terlantar di pelihara negara, mana sempat negera memperhatikan hal tersebut, yang mereka giatkan keruk uang negara buat pelihara keluarga sendiri, gemukin perut sendiri:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Disini juga ngak perlu malu kalau miskin, banyak hal yang didapat kalau menyatakan diri tidak miskin. Dapat tunjangan dari pemerintah. Sekolah hampir gratis, apalagi kalau cacat, tiap bulan dapat uang, hmm entah di indo kapan ya bisa spt di luar negeri.</p>
<p>fakir miskin dan anak terlantar di pelihara negara, mana sempat negera memperhatikan hal tersebut, yang mereka giatkan keruk uang negara buat pelihara keluarga sendiri, gemukin perut sendiri:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nanik</title>
		<link>http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-10</link>
		<dc:creator>Nanik</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Jun 2007 07:59:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://amerikampungan.wordpress.com/2007/03/31/jika-harus-miskin-miskinlah-di-amerika-saja/#comment-10</guid>
		<description>Banyak orang Indonesia di Amerika yang hidup di bawah welfare walaupun hidupnya kecukupan. Budaya tidak jujur melaporkan pendapatan sehingga bisa dianggap tidak mampu.Banyak yang tidak melaporkan jumlah pendapatan yang sesungguhnya karena terima upah dibawah tangan dll, sehingga waktu lapor pajak, penghasilan cuma dibawah standard. Saya cukup mengenal banyak orang Indonesia yang mempraktekkan budaya ini. Sebagai pembayar pajak secara teratur kadang jengkel juga terhadap budaya aji mumpung dari sebagian orang kita. Welfare yang mereka terima adalah sebenarnya pajak2 yang dibayar oleh penduduk di Amerika yang benar melaporkan panghasilannya. Lucunya banyak yang bangga dapat welfare, gratis katanya. Waktu thanksgiving tahun lalu saya kenalan dengan suami istri dari Batam. Waktu di Indonesia punya restoran besar, menurut ceritanya dia sukses besar sehingga buka cabang juga di Singapore, sampai punya rumah di Singapore juga. Tahun lalu dia menang lotre greencard dan pindah ke Seattle. Sekarang ini hidup di Amrik dibawah welfare, $600 gratis setiap bulannya. Saya miris waktu dengar ceritanya. Punya uang cukup, tapi kurang jujur melaporkan kekayaannya supaya dapat welfare.  Sedih saya, tapi apa mau dikata. Kejujuran rupanya hal yang sepele saja :((</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak orang Indonesia di Amerika yang hidup di bawah welfare walaupun hidupnya kecukupan. Budaya tidak jujur melaporkan pendapatan sehingga bisa dianggap tidak mampu.Banyak yang tidak melaporkan jumlah pendapatan yang sesungguhnya karena terima upah dibawah tangan dll, sehingga waktu lapor pajak, penghasilan cuma dibawah standard. Saya cukup mengenal banyak orang Indonesia yang mempraktekkan budaya ini. Sebagai pembayar pajak secara teratur kadang jengkel juga terhadap budaya aji mumpung dari sebagian orang kita. Welfare yang mereka terima adalah sebenarnya pajak2 yang dibayar oleh penduduk di Amerika yang benar melaporkan panghasilannya. Lucunya banyak yang bangga dapat welfare, gratis katanya. Waktu thanksgiving tahun lalu saya kenalan dengan suami istri dari Batam. Waktu di Indonesia punya restoran besar, menurut ceritanya dia sukses besar sehingga buka cabang juga di Singapore, sampai punya rumah di Singapore juga. Tahun lalu dia menang lotre greencard dan pindah ke Seattle. Sekarang ini hidup di Amrik dibawah welfare, $600 gratis setiap bulannya. Saya miris waktu dengar ceritanya. Punya uang cukup, tapi kurang jujur melaporkan kekayaannya supaya dapat welfare.  Sedih saya, tapi apa mau dikata. Kejujuran rupanya hal yang sepele saja <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> (</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
